The Math Ceiling: Where’s your cognitive breaking point?

The Math Ceiling: Where’s your cognitive breaking point?

Math with Bad Drawings

One afternoon, the head of my department caught me in the staff room and posed a musing question.

20150326082040_00001

(He later confessed that he was just curious if he could play puppet-master with this blog. The answer is a resounding yes: I dance like the puppet I am.)

20150324074539_00006

So, do we have ceilings?

The traditional orthodoxy says, “Absolutely yes.” There’s high IQ and low IQ. There are “math people” and “not math people.” Some kids just “get it”; others don’t.

Try asking adults about their math education: They refer to it like some sort of NCAA tournament. Everybody gets eliminated, and it’s only a question of how long you can stay in the game. “I couldn’t handle algebra” signifies a first-round knockout. “I stopped at multivariable calculus” means “Hey, I didn’t win, but I’m proud of making it to the final four.”

But there’s a new orthodoxy among teachers, an accepted wisdom which…

View original post 809 more words

salah jurusan

 

salah jurusan, dan saya sadar kalau saya lagi ngga naik angkot. kenapa? 🙂 tebak coba!

berkumpul dengan kawan-kawan yang “satu” hobi adalah salah satu ‘kegemaran” saya. (alasannya banyak, dan itu bukan topik bahasan saya kali ini).  dan yang paling lucu adalah saat dimana salah satu dari mereka keceplosan bilang, “kamu itu salah jurusan“. dan saya tahu kala itu saya ngga sedang naik angkot.

saran saya untuk mereka yang salah jurusan, teriak lah ke bapak sopir, kalau kamu di jurusan yang salah, jangan loncat, ya! bahaya.

bagi kamu yang sudah hampir separuh perjalanan di angkot yang jurusan nya salah, saran saya, (ingat, ini saran saya, ya!) gantilah tujuan perjalanan kamu, karena mungkin saja kamu bakalan nemuin hal-hal yang lebih menarik di destinasi baru mu itu, yakinkan itu 🙂

lain kali, saya akan ceritain soal angkot, deh. saya ngga janji, ya! 🙂

oh ya, semoga perjalanan kamu kali ini menarik, ya! jangan sampai salah memilih angkot 🙂

  • ilustasi oleh: nyunyu.com 🙂